Program Kemitraan

Program Kemitraan

 

PKBL adalah bentuk tanggung jawab Badan Usaha Milik Negara (BUMN) kepada masyarakat. PKBL dilaksanakan dengan dasar UU No.19 tahun 2003 ttg BUMN serta Peraturan Menteri BUMN No. Per-05/MBU/2007 yang menyatakan maksud dan tujuan pendirian BUMN tidak hanya mengejar keuntungan melainkan turut aktif memberikan bimbingan dan bantuan kepada pengusaha golongan ekonomi lemah, koperasi dan masyarakat.

 

 

PKBL merupakan Program Pembinaan Usaha Kecil dan pemberdayaan kondisi lingkungan oleh BUMN melalui pemanfaatan dana dari bagian laba BUMN. Jumlah penyisihan laba untuk pendanaan program maksimal sebesar 2% (dua persen) dari laba bersih untuk Program Kemitraan dan maksimal 2% (dua persen) dari laba bersih untuk Program Bina Lingkungan.

 

 

Program Kemitraan BUMN dengan Usaha Kecil, yang selanjutnya disebut Program Kemitraan, yaitu program untuk meningkatkan kemampuan usaha kecil agar menjadi tangguh dan mandiri melalui pemanfaatan dana dari bagian laba BUMN

 

 

Tujuan program Kemitraan adalah untuk meningkatkan kemampuan para pengusaha kecil agar menjadi tangguh dan mandiri sekaligus pemberdayaan kondisi sosial masyarakat.

 

 

Sedangkan Program Bina Lingkungan, yang selanjutnya disebut Program BL, yaitu program untuk membentuk calon Mitra Binaan baru dan pemberdayaan kondisi sosial masyarakat oleh BUMN melalui pemanfaatan dana dari bagian laba BUMN. Program BL ini bersifat bantuan (Korban Bencana Alam, Bantuan Pendidikan dan/atau Pelatihan, Bantuan Peningkatan Kesehatan, Bantuan Pengembangan Sarana dan/atau Prasarana dan Bantuan Sarana Ibadah).

 

 

PT Inhutani IV melaksanakan Program Kemitraan dan Program Bina Lingkungan (PKBL) sejak tahun 1993 sampai dengan 31 Desember 2016, dan dalam kurun waktu tersebut PT Inhutani IV telah menyalurkan Program Kemitraan sebesar Rp. 2.727.310.000,- (Dua  milyar tujuh ratus dua puluh tujuh juta tiga ratus sepuluh ribu rupiah) dengan  jumlah mitra binaan sebanyak 289 Mitra dari berbagai sektor yaitu industri, perdagangan, pertanian, peternakan, perkebunan, perikanan, jasa dan sektor lainnya.

 

 

Sedangkan untuk Bina Lingkungan sampai dengan  tahun 2016 telah menyalurkan dana sebanyak Rp. 100,725,145 (Seratus Juta Tujuh Ratus Dua Puluh Lima Ribu Seratus Empat Puluh Lima Rupiah) yang disalurkan  ke daerah bencana alam di Propinsi Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Riau dan Papua.